5 Cara Temukan Pasangan Agar Hidup Bahagia

5 Cara Temukan Pasangan Hidup dan Bahagia

Kehidupan yang di dapatkan seseorang di dunia ini di awali oleh dua orang pasangan yang saling jatuh cinta lalu menikah kemudian memiliki seorang buah hati, yaitu kedua orang tua kita. Kehidupan memang harusnya seperti mereka, Namun kamu sekarang belum menemukan pasangan, mungkin sudah saatnya untuk melakukan beberapa tindakan drastis.

Seorang penulis buku How to find a Prince and Marry Mr Right, George Watts, memberikan beberapa tips yang harus dilakukan agar Anda bisa segera menemukan pasangan di tahun yang baru.

Perluas jaringan sosial


Untuk mendapatkan seorang pasangan, janganlah menutup diri. Anda tidak akan menemukan orang yang baru dalam hidup bila selalu melakukan hal yang sama dengan orang-orang yang sama.

Watts menyarankan Anda untuk bergabung dengan sebuah organisasi atau komunitas agar dapat bertemu dengan orang yang baru.

Tinggalkan orang yang tidak Anda sukai

Jangan pernah bertahan dan berpacaran dengan seseorang hanya karena Anda tidak mau sendirian. Hal ini tidak hanya melelahkan diri Anda, tetapi juga membuang energi dan waktunya.

Jangan ubah diri Anda untuk mendapatkan seseorang


Tetap jadi diri sendiri dan jangan paksakan diri Anda untuk berubah dan menjadi orang lain. Ingat, menjadi cocok dengan seseorang bukanlah sesuatu yang dapat dipaksakan.

Cintai diri sendiri

Hal ini merupakan salah satu hal yang paling penting dalam usaha Anda mencari cinta. Ketika Anda percaya diri dan mencintai diri sendiri, maka orang lain juga akan dapat melihatnya dan mencintai Anda.

Pikirkan tentang masa depan

Memiliki impian di masa depan adalah sesuatu yang sangat lumrah. Sayangnya, kita jarang berpikir mengenai masa depan ketika segala hal berjalan lancar.

Watts menyebut hal ini sebagai kesalahan yang fatal. Berhentilah dan pikirkan, inikah keadaan yang Anda inginkan sepuluh tahun ke depan?

Mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih tepat dalam mencari kebahagian.

Cara Sederhana Agar Bahagia di Zaman Sekarang

Cara Sederhana Agar Bahagia di Zaman Sekarang

Dalam menjalani kehidupan di zaman media semodern sekarang ini tetap kebahagiaan adalah hal yang paling penting, Tentu tanpa merenggut kebahagian yang di miliki orang lain.

Definisi bahagia pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang merasa bahagia karena keliling dunia, ada yang bahagia karena menikah, dan ada yang bahagia sesederhana menikmati udara pagi hari.

Zaman sekarang di mana semua hal terhubung lewat internet dan media sosial tak ayal membuat Anda merasa sesak dan memiliki kewajiban untuk selalu terlihat sempurna.

Ternyata, media sosial dan internet menjadi biang keladi sumber ketidakbahagiaan banyak orang di dunia.


Menurut studi yang dipublikasikan dalam The New Yorker, rata-rata pengguna media sosial mengaku bahwa dalam kenyataannya sering merasa sedih dan terisolasi.

Selain itu, mereka juga mengatakan bahwa komunikasi semu di dunia maya membuat perasaan makin terpuruk.


Chrystal Hemesath, PhD, LMHC, and LMFT, mengungkapkan bahwa sesekali cuti dari media sosial memberikan rasa tenang dan berpikir lebih terbuka.

“Saat bermain media sosial, tanyakan pada diri sendiri bahwa apakah ini baik untuk Anda?,” sara Dr Hemesath.

Dia menyarankan, untuk lebih jujur pada diri sendiri mengenai segala hal yang terjadi pada hidup Anda.

“Jujur pada diri sendiri, jangan buka-bukaan di media sosial. Tidak semua kehidupan Anda harus diketahui semua orang, hal itu bisa menjadi beban yang tidak diperlukan,” pungkasnya.

Cara Dapat Uang dari Upload Video di Facebook

Cara Dapat Uang dari Upload Video di Facebook

Facebook sudah menjadi raksasa media sosial di internet sejak sangat lama. Bukankah jika menghasilkan uang dari media sosial itu menyenangkan.

Facebook disebut bakal mulai mengambil untung dari berbagai video yang disebar dan tayangkan melalui platform-nya. Caranya dengan memperbanyak sisipan iklan pada video.

Sumber yang dekat dengan dunia bisnis media sosial menyebutkan Facebook akan memakai model iklan mid-roll. Artinya iklan akan tampil sebagai sisipan yang dipasang pada pertengahan video atau minimal setelah video ditonton selama 20 detik.

Agar video dipasangi iklan, para pembuat konten diminta mengunggah video dengan durasi lebih panjang. Video yang akan dipasang iklan mesti memiliki durasi minimal 90 detik.

Keuntungan yang diperoleh dari iklan tersebut akan dibagikan dengan para pemilik video.

Saat ini, pembagiannya adalah 55 persen untuk pemilik video dan 45 persen untuk Facebook. Singkat kata, persentase tersebut mirip dengan yang diterapkan oleh YouTube.


Sekadar diketahui, Facebook memang punya rencana besar dalam pengembangan segmen video. Rencana ini sudah mulai digalakkan sejak beberapa tahun lalu, dan hasilnya pada 2016, total jam tayang video di Facebook mencapai 100 juta jam per hari.

Dari aturan soal pemasangan iklan di video tersebut, terindikasi bahwa Facebook lebih mementingkan persoalan durasi menonton ketimbang jumlah video yang ditonton pengguna.

5 Cara Mengetahui Mana Berita Hoax dan Asli

5 Cara Mengetahui Mana Berita Hoax dan Asli

Sebagai masyarakat dunia kita perlu memiliki pengetahuan luas baik dari pendidikan atau berita umum yang sekarang dapat kita dapatkan dari berbagai media baik offline atau online untuk membuat kita tidak tertinggal. Di zaman sekarang berita hoax begitu gampang menyebar, Jadi bagaimana cara kita agar mendapat berita yang benar.

Pertumbuhan penetrasi smartphone dan media sosial yang tidak diimbangi literasi digital menyebabkan berita palsu alias hoax merajalela di Indonesia. Informasi menyesatkan banyak beredar melalui aneka jalur digial, termasuk situs online dan pesan chatting.

Kalau tidak hati-hati, netizen bisa termakan tipuan hoax, atau bahkan ikut menyebarkan informasi palsu yang boleh jadi sangat merugikan bagi pihak korban fitnah.

Lantas bagaimana caranya agar tak terhasut? Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax Septiaji Eko Nugroho menguraikan lima langkah sederhana yang bisa membantu dalam mengidentifikasi mana berita hoax dan mana berita asli. Berikut penjabarannya.

1. Hati-hati dengan judul provokatif


Berita hoax kerapkali membubuhi judul sensasional yang provokatif, misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak tertentu. Isinya pun bisa dicomot dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat hoax.

Karena itu, apabila menjumpai berita denga judul provokatif, sebaiknya cari referensi berupa berita serupa dari situs online resmi, kemudian bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda. Dengan begini, setidaknya pembaca bisa memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.

2. Cermati alamat situs

Untuk informasi yang diperoleh dari website atau mencantumkan link, cermatilah alamat URL situs dimaksud. Apabila berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi -misalnya menggunakan domain blog, maka informasinya bisa dibilang meragukan.

Menurut catatan Dewan Pers, di Indonesia terdapat sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengklaim sebagai portal berita.

Dari jumlah tersebut, yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi tak sampai 300. Artinya terdapat setidaknya puluhan ribu situs yang berpotensi menyebarkan berita palsu di internet yang mesti diwaspadai.

3. Periksa fakta

Dari mana berita berasal? Siapa sumbernya? Apakah dari institusi resmi seperti KPK atau Polri? Sebaiknya jangan lekas percaya apabila informasi bersal dari pegiat ormas, tokoh politik, atau pengamat. Perhatikan keberimbangan sumber berita. Jika hanya ada satu sumber, pembaca tidak bisa mendapatkan gambaran yang utuh.

Hal lain yang perlu diamati adalah perbedaan antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti, sementara opini adalah pendapat dan kesan dari penulis berita sehingga memiliki kecenderungan untuk bersifat subyektif.

4. Cek keaslian foto

Di era teknologi digital, bukan hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video. Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca.


Cara untuk mengecek keaslian foto bisa dengan memanfaatkan mesin pencari Google, yakni dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di internet sehingga bisa dibandingkan.

5. Ikut serta grup diskusi anti-hoax

Di Facebook terdapat sejumlah fanpage dan grup diskusi anti hoax, misalnya Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), Fanpage & Group Indonesian Hoax Buster, Fanpage Indonesian Hoaxes, dan Grup Sekoci.

Di grup-grup diskusi ini, netizen bisa ikut bertanya apakah suatu informasi merupakan hoax atau bukan, sekaligus melihat klarifikasi yang sudah diberikan oleh orang lain. Semua anggota bisa ikut berkontribusi sehingga grup berfungsi layaknya crowdsourcing yang memanfaatkan tenaga banyak orang.

Cara melaporkan hoax

Apabila menjumpai informasi hoax, bagaimana cara mencegahnya supaya tidak merugikan orang banyak? Pengguna internet bisa melaporkan hoax tersebut melalui sarana yang tersedia di masing-masing media.

Untuk Facebook, gunakan fitur Report Status dan kategorikan informasi hoax sebagai hatespeech/harrasment/rude/threatening, atau kategori lain yang sesuai. Jika ada banyak aduan dari netizen, biasanya Facebook akan menghapus status tersebut.

Untuk Google, bisa menggunakan fitur feedback untuk melaporkan situs dari hasil pencarian apabila mengandung informasi palsu. Twitter memiliki fitur Report Tweet untuk melaporkan twit yang negatif, demikian juga dengan Instagram.

Pengguna internet dapat mengadukan konten negatif ke Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan melayangkan e-mail ke alamat aduankonten@mail.kominfo.go.id

5 Tips Merapikan Rumah di Akhir Pekan

5 Tips Merapikan Rumah di Akhir Pekan

Setelah satu minggu bekerja tentu rumah menjadi agak kotor dan berdebu di banyak sisi agar tetap nyaman ditinggali oleh keluarga tercinta sebaiknya akhir pekan menjadi waktu yang tepat membersihkan rumah.

Oleh karena itu, demi kenyamanan, sebaiknya Anda atur ulang keadaan rumah. 
Tentu saja, tatanan rumah yang lebih rapi dan teroganisasi dengan baik akan menambah kenyamanan.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan kala merapikan rumah.

1. Buatkan tempat penyimpanan


Seorang Professional Organizer, Julie Isaacs, menyarankan untuk membeli wadah agar barang-barang dapat tersusun rapi, dan tersimpan pada tempatnya. 

2. Sisihkan barang yang sudah tidak layak

Ketika ruangan masih terlihat berantakan, menurut Professional Organizer, Kate Brown, sebaiknya rapikan lagi selama 15 menit, dan buang barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.

3. Sumbangkan pakaian yang tidak terpakai

Ketika Anda merasa sudah tidak akan menggunakan baju-baju tersebut, menurut Brown, sebaiknya sumbangkan saja. Sebab, jika masih ada di lemari, hanya membuat lemari semakin penuh.


4. Pilih barang mana yang akan sering digunakan

“Barang yang Anda gunakan setiap hari harus disimpan di tempat yang mudah untuk didapatkan,” kata seorang desainer interior, Christopher Lowell.

Jika barang itu masih dibutuhkan, namun jarang digunakan, sebaiknya Anda letakkan di gudang.

5. Pilihlah barang-barang yang ada di rumah Anda

Ketika merapikan rumah, sebaiknya Ada ketahui semuanya dan pikirkan secara matang-matang.

Jika banyak barang yang sudah tidak layak pakai, segeralah membuangnya. Karena barang yang sudah tidak bisa digunakan tersebut hanya memenuhi ruangan saja.